Bandara Paling Menakutkan Dunia

Bandara Paling Menakutkan Dunia – Bandara merupakan sebuah fasilitas tempat pesawat terbang yang akan melakukan lepas landas dan mendarat setelah terbang di udara. Sebagai tempat untuk memulai penerbangan dan pendaratan, tentunya bandara memiliki daerah yang sangat luas untuk melancarkan hal tersebut terjadi. Dengan keahlian seorang pilot yang sangat profesional, maka penerbangan pun akan menjadi sangat lancar untuk di lakukan. Pastinya bandara selalu di posisikan pada daerah yang jauh dari pemukiman warga dan dari pegunungan yang akan menyulitkan pesawat untuk mendarat. Namun ternyata ada beberapa lokasi bandara yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa pilot beserta penumpang pesawat terbang tersebut. Anda pastinya penasaran kan dengan bandara itu, nah berikut bandara paling menakutkan di dunia.

Baca juga: 

Bandara Paro, Bhutan

Bandara Paro, Bhutan

Dikelilingi oleh puncak Himalaya yang menjulang tinggi, Paro adalah salah satu bandara dunia yang paling menantang bagi pilot. Faktanya, saat ini hanya delapan pilot di dunia yang disertifikasi untuk bisa mendarat di bandara ini. Terletak di lembah yang dalam, mendarat di bandara ini mengharuskan para pilot ‘bernegosiasi’ dengan serangkaian gunung, turun dengan cepat, kemudian berbelok curam ke kiri segera sebelum mendarat.

Bandara Sea Ice Es Runway, Antartika

Bandara Sea Ice Es Runway, Antartika

Diukir di es laut dari Ross Island setiap tahun, landasan pacu sepanjang 2,5 mil ini beroperasi sebagian besar pada musim panas di Antartika. Pilot harus menghindari mendarat terlalu berat dan pesawat harus dipantau secara ketat untuk memastikan tidak tenggelam lebih dari 10 inci ke dalam es

Bandara Tenzing-Hillary, Lukla, Nepal

Bandara Tenzing-Hillary, Lukla, Nepal

Bandara satu ini dibangun untuk pada pendaki Gunung Everest. Di sana penerbangan hanya dapat dilakukan pada siang hari saat cuaca cerah. Namun kala angin berembus kencang dan langit cenderung berawan, bandara akan ditutup untuk segala penerbangan. Memiliki panjang landasan 460 meter dan lebar 20 meter, tidak ada alasan bagi pilot untuk melakukan kesalahan saat lepas landas atau mendarat. Sebab landasan mengalami kemiringan di ujungnya dan langsung ke arah lembah. Sejak 1973 hingga 2010 telah terjadi sembilan kecelakaan pesawat di bandara tersebut.

Bandara Funchal, Madeira

Bandara Funchal, Madeira

Funchal dikenal sebagai satu bandara paling berbahaya di dunia. Penyebabnya, Funchal memiliki landasan pacu yang pendek dan posisinya dekat dengan tebing. Pada 1980, pesawat Boeing 727 jatuh di ujung landasan saat akan mendarat. Akibatnya, sebanyak 131 penumpang tewas. Karena itu landasan pacu diperpanjang di atas laut dengan 150 tiang beton untuk menopangnya. Meski landasan tidak lagi pendek, posisinya yang berdekatan dengan pegunungan dan laut menimbulkan masalah lain, yakni turbulensi ekstrem dan kondisi cuaca buruk. Kondisi itu memberikan masalah bagi pilot, bahkan yang paling berpengalaman, saat lepas landas atau mendarat.

Bandara Barra, Skotlandia

Bandara Barra, Skotlandia

Selain landasan pacunya yang pendek, Bandar Udara Barra menggunakan pantai sebagai tempat pendaratan dan lepas landas. Tiga landasan pacu yang dimiliki Barra hanya ditandai dengan tiang-tiang kayu. Pada malam hari landasan ini ditutup oleh air laut yang pasang. Karena itu landasan Barra hanya bisa digunakan pada penerbangan yang terjadwal dan tidak untuk malam hari.

Bandara Kai Tak, Hong Kong

Bandara Kai Tak, Hong Kong

Landasan pacu ini berada di utara Teluk Kowloon, Kowloon, Hong Kong. Dikelilingi pegunungan, pendaratan di Bandara Kai Tak semakin sulit karena harus melewati daerah permukiman, sehingga pilot harus melakukan manuver sulit sebelum pesawat menyentuh daratan. Karena kerap terjadi kecelakaan fatal, Bandara Kai Tak akhirnya ditutup pada 1998.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *