Binatang Aneh Yang Pernah Hidup Di Bumi

Binatang Aneh Yang Pernah Hidup Di Bumi – Binatang merupakan salah satu mahluk hidup ciptaan tuhan yang mempunyai nyawa dan cara masing-masing dalam bertahan hidup, seperti manusia. Namun biasnya binatang yang sering anda lihat pastinya tampak terlihat biasa saja, dan tidak memiliki bentu yang seram dan mengerukikan. Namun ternyata sebelum adanya binatang yang sekarang, di jaman dahulu ternyata juga ada binatan yang mengerikan dan memiliki bentuk tubuh yang sangat aneh. Bagi anda yang masi bingung dengan binatang tersebut, silahkan simak arikel ini ya.

Baca juga: 
Supermodel Seksi Berkulit Hitam Legam Yang Jadi Inspirasi Dunia

Dunkleosteus

Dunkleosteus

Monster laut ini bisa dikatakan sebagai yang paling disegani di lautan, karena apabila jiwa atau bahkan sedikit saja mereka terusik, maka jenis Dunkleosteus yang mempunyai bobot terbesar 3,6 ton dengan panjang hingga 10 meter ini, tak akan sungkan menyerang kembali siapa saja yang melakukan hal tersebut. Tak peduli sekalipun itu adalah jenis dari mereka sendiri, ini tetap adalah predator laut paling sadis, yang mana diketahui pernah hidup sekitar 358-382 juta tahun silam.

Hampir setiap jenis Dunkleosteus seperti terrelli, marsaisi serta magnificius tersebut, tak lagi dapat dijumpai karena habitatnya yang telah punah. Hanya beberapa kerangka atau fosilnya saja yang mungkin anda bisa lihat dan ketahui, dimana itupun terdapat di Museum of Natural History, Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.

Deinotherium

Deinotherium

Deinotherium adalah salah satu jenis binatang yang termasuk ke dalam genus Deinotheriidae, yang berevolusi dari masa Pleistosen hingga Prodeinotherium Miosen. Binatang tersebut pertama kali ditemukan sejak tahun 1829 di kawasan Afrika, tepatnya di Kenya. Spesies ini juga mirip dengan gajah modern, tetapi bukanlah sesungguhnya, karena Deinotherium dengan gajah memiliki perbedaan pada bagian gadingnya yang sedikit melengkung ke bawah.

Ini memberi gambaran nyata dari tampilan sebenarnya terkait gajah dan jenis Deinotherium. Hewan tersebut dapat bertahan hidup dengan cara memakan setiap tumbuhan yang berada di sekitar lingkungan mereka, meski kemungkinan itu bisa juga menyatap jenis berbeda.

Imoogi

Imoogi

Imoogi atau diucap Imugi adalah suatu jenis binatang legenda dari Korea. Secara harfiah, Imoogi berarti ‘Kadal Besar’ Menurut cerita yang ada, pada masa lalu terdapat beberapa ekor ular piton raksasa yang mencoba berevolusi menjadi naga, yang kita ketahui bersama ini merupakan ‘hewan’ fenomenal yang sangat ganas nan berbahaya.

Konon, Imoogi harus bisa beradaptasi terlebih dulu di sebuah gua dan air selama seribu tahun lamanya, sebelum naik level menjadi seekor naga raksasa. Hingga sampai sekarang ini, perdebatan panjang perihal keberadaan naga masih dipertanyakan, lantaran belum ada fakta yang tampak benar-benar nyata di hadapan publik. Namun, filosofi lain mengatakan jika ada seseorang yang pernah melihat naga, maka hal berbau keberuntungan akan menghampirinya.

Dire Wolf

Dire Wolf

Semasa era Pleistosen, Dire Wolf dianggap sebagai salah satu hewan yang sangat aneh sekaligus menyeramkan. Mengapa tidak, dikatakan begitu karena jenis tersebut adalah regenerasi dari seekor serigala, tapi jauh lebih buas daripada itu. Binatang ini merupakan pemangsa apapun yang ada di area lingkungannya, tanpa terkecuali manusia sekalipun. Mereka melakukannya karena memiliki gigi dan otot tubuh yang amat kokoh sekaligus tangguh.

Elasmosaurus

Elasmosaurus

Elasmosaurus adalah salah satu binatang aneh yang pernah ditemukan hidup di dunia ini. Sebutan untuk jenis binatang tersebut ternyata diambil dari bahasa Yunani, yang mana elasmos berarti ‘piring tipis’. Hewan yang diketahui sempat hidup sejak 90 juta tahun lalu ini memiliki ciri-ciri; berekor dan bersirip, giginya serupa dinosaurus tajam dan runcing, kepala dan leher kecil, tetapi lehernya dapat mencapai 10,3 meter, atau lebih panjang dibandingkan dengan jerapah modern.

Hewan yang termasuk dalam genus plesiosaurus tersebut, untuk saat ini tak lagi dapat ditemukan lantaran habitatnya yang telah punah. Namun juga tak menutup kemungkinan ‘penerus’ dari jenis kelahiran lainnya masih bisa dijumpai di hampir sebagian besar kawasan Amerika Serikat, tepatnya pada sekitar lautan.

—————————————————————————

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *