Cemburu Dengan Istri Muda, Istri Tua Potong Penis Suaminya

Potong Penis Suaminya – Sungguh malang nasip pria asal India yang satu ini, kini ia harus mendapatkan perawatan intensif dari dokter. Hal itu di karenakan ia baru saja kehilangan penisnya setelah di potong oleh sang istrinya sendiri lantara masalah cemburu.

Baca juga: Fakta Unik Mengenai Mumi Juanita

Di kutip dari laman Metro.co.uk, pada hari Rabu (6/6/2018). Pria yang bernama Yunus Ahmed, berusia 45 tahun itu di serang oleh istri tuanya, bernama Shayda, berusia 40 tahun. Wanita yang merupakan istri tua Ahmed itu memotong penis suaminya dengan sebilah pisau tajam.

Rupanya ada motif di balik penyerangan itu. Shayda merasa cemburu lantaran suaminya pilih kasih dan jarang punya waktu untuknya. Kebanyakan waktu Ahmed hanya diberikan kepada istri mudanya saja.

Padahal Shayda dan Ahmed sudah menikah lebih dari 17 tahun dan memiliki empat orang anak. Sebelumnya Shayda telah memberi izin kepada sang suami untuk menikah lagi dengan wanita yang lebih muda.

Namun, semenjak menikah sang suami lebih banyak menginap di rumah istri mudanya dan kerap mengabaikan omongannya.

Sementara itu, Ahmed mengatakan bahwa alasannya malas berada di rumah istri tua lantaran Shayda suka marah-marah dan ia muak dengan hal itu.

“Saya sudah muak dengannya dan akhirnya saya menikahi wanita lain,” ujar Ahmed.

“Dia mengancam akan membunuhku berkali-kali. Ketika saya sedang tidur, dia menyerang saya dan memotong penis saya,” tambah pria itu.

Kini, Ahmed sedang dalam masa pemulihan di rumah sakit tetapi tidak jelas apakah penisnya dapat disambung kembali. Sementara itu, istrinya didakwa atas beberapa tindakan.

“Terdakwa sudah mencampurkan obat bius dalam minuman suaminya sendiri, sebelum akhirnya memotong penis Ahmed,” ujar Anil Kaparwan kepala polisi di wilayah Muzaffarnagar, India utara.

Jika terbukti bersalah, maka Shayda akan dikenakan hukuman kurungan penjara atas segala tindakan konyolnya yang ia lakukan sampai merugikan suaminya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *