Kejadian Aneh Bayi Lahir Memegang KB Spiral IUD Ibunya yang Hilang

Kejadian aneh bayi lahir memegang KB Spiral IUD ini mungkin yang menjadi pertama kalinya di dunia. Adalah seorang Ibu bernama Lucy Hellein asal Negara bagian Alabama, Amerika Serikat yang terpaksa melahirkan caesar karna dirinya tak bisa melahirkan normal pada tanggal 27 April 2017 kemarin.

Bukan hanya Lucy yang merasa terkejut namun juga tim Dokter yang melakukan operasi bedah. Pasalnya ketika perut Lucy dibelah untuk mengambil bayi di dalam rahimnya, mereka melihat kejadian aneh tapi nyata kalau bayinya yang diberi nama Dexter Tyler terlihat menggenggam keras alat kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) sang ibu yang sudah dinyatakan hilang selama ini. Apakah ini mengartikan kalau Dexter tidak senang ibunya ikut program KB, seakan ia tidak diberikan kesempatan untuk lahir kedunia?

Namun terlepas dari mitos tersebut, ada fakta baru yang mesti diketahui oleh para calon ibu yang hendak menunda kehamilan, bahwa tak ada satupun alat kontrasepsi yang benar-benar aman dan akurat 100 persen mencegah terjadinya kehamilan.

Menurut Dokter yang melakukan operasi Caesar, Lucy harus dimajukan seminggu dari jadwal persalinannya. Semua berjalan baik-baik saja, namun ketika perut mulai terbuka, mereka melihat dengan jelas, kalau bayi Dexter yang masih dalam keadaan berlumuran darah beserta cairan plesenta, tangan kanan mungilnya terlihat pegang sebuah alat KB Spiral IUD.

Ini sangat ajaib, selama 23 tahun aku menjadi seorang Dokter Caesar baru kali ini merasakan kejadian aneh yang mungkin berasal dari kuasa Ilahi, kalau ternyata alat kontrasepsi yang ditanam itu seolah-olah sebagai jawaban upayanya yang mencegah Dexter terlahir ke dunia telah gagal.

Foto Bayi Dexter Tyler yang Terlahir Sambil Memegang Alat Kontrasepsi KB Spiral IUD Ibunya

Disaksikan langsung dengan sang Ibu sendiri, kami akhirnya segera mendokumentasikan fenomena unik tersebut. Penemuan Spiral IUD ini juga sekaligus menjawab keragu-raguan kami, sebelumnya Lucy Hellein memakai IUD pertama kalinya di bulan Agustus tahun kemarin, dan ini sudah penggunaan IUD yang ketiga kalinya.

Lucy mengungkapkan kepada kami bahwa IUD pertama dan kedua tidak mengalami kendala sama sekali, namun anehnya ketika yang ketiga kali Lucy mengalami hamil muda yang sudah berjalan sekitar 18 Minggu. Kami sebelumnya sudah melakukan pencarian namun tidak menemukan alat IUD tersebut hingga memprediksi IUD itu sudah keluar diam-diam tanpa Lucy sadari.

Namun kini sudah terungkap semua kalau ternyata alat KB Spiral IUD itu tidak pernah hilang melainkan hanya diremas-remas oleh bayinya. Terlahir dengan berat 4 kilogram, tinggi 21,5 inci dan dalam keadaan sangat sehat, dia benar-benar bayi unik aneh sekaligus menakjubkan, ungkap para Dokter sambil tertawa terkaing-kaing.

Coil atau IUD (Intrauterine Device) bahasa kerennya KB Spiral memang menjadi salah satu alat kontrasepsi favorit bagi para Ibu yang sedang menunda kehamilannya. Berbentuk huruf T kecil, dan dipasang di dalam rahim Ibu, ada model yang tertutup dengan lapisan tembaga dan model lainnya mengeluarkan hormon progesteron.

Cara mencegah kehamilan Pada alat IUD berlapis tembaga sangat sederhana, fungsinya hanya menghalangi sperma agar tidak bisa membuahi sel telur sedangkan pada alat IUD yang dilapisi progestoren, cara kerjanya mirip-mirip namun ada sedikit perbedaan, yakni dapat memproduksi cairan serviks lebih banyak serta menipiskan lapisan rahim sang ibu.

Foto Dexter Tyler dan Ibunya Lucy Hellein

Tentu alat ini sangat efektif sekali, dibandingkan dengan penggunaan alat kontrasepsi lainnya. Dikatakan bahwa dari 100 wanita yang menggunakan KB Spiral IUD, hanya akan mengalami kegagalan 1 wanita saja pertahunnya. Ini membuktikan tingkat kegagalannya sangat minim sekali.

Namun kalau sampai ‘apes’ mau bilang apa seperti kejadian aneh yang dialami oleh bayi Dexter yang lahir ke dunia sambil memegang alat kontrasepsi dari rahim Ibunya ini. Btw keren banget cuy, hanya dalam waktu sehari saja foto-foto si bayi Dexter ini langsung menjadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 500 ribu pengguna media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *