Kisah 4 Kutukan Yang Terjadi Di Dunia Nyata

Kisah 4 Kutukan Yang Terjadi Di Dunia Nyata

Apakah anda pernah Mendengar kata kutukan, pasti pernah dan bikin bergidik sejumlah orang yang masih percaya akan hal itu. Namun, dengan kemajuan peradaban masa kini, hal-hal mistis seperti kutukan kerap disanggah dengan logika manusia.Ada yang menganggap kutukan sebagai hal sial yang kebetulan terjadi ataupun sebaliknya. Walau ada sebagian orang yang percaya, tetap saja hal-hal semacam kutukan akan selalu abu-abu.

Apa kalian juga salah satu yang tak mempercayainya? Nampaknya beberapa kutukan ini akan buat kalian berpikir dua kali untuk meragukannya. Dirangkum dari laman Cracked, berikut ini merupakan kutukan ataupun mitos aneh di dunia yang kebetulan terjadi dengan hal-hal yang mengerikan.

Kutukan Otzi

Otzi atau manusia es pernah ditemukan di Pegununngan Alpen pada tahun 1991. Anehnya, tujuh orang yang terlibat dengan Otzi mengalami kematian yang berunut. Dalam beberapa kasus mungkin kematian sejumlah tim peneliti yang mengidentifikasi jasad Otzi, nampaknya seperti hal standar dalam siklus kehidupan.

Kematian pertama tejadi di tahun 1992, Rainer Henn, ahli patologi forensik yang memasukkan Oetzi ke dalam tas tubuh dengan tangan kosong, tewas dalam kecelakaan mobil dalam perjalanan ke konferensi dunia untuk membahas penemuan jasad tersebut. Disusul dengan kematian kedua Kurt Fritz, pemandu gunung yang memimpin Henn untuk menemukan Otzi, tewas dalam longsoran salju. Orang ketiga yang tewas yakni seorang pria yang merekam pemulihan Otzi, meninggal karena tumor otak.

Daftarnya kematian ini kemudian merayap pada Helmut Simon, yang bersama istrinya adalah orang yang benar-benar menemukan Otzi pertama kali. Ia dilaporkan hilang selama 8 hari pada tahun 2004, dan jasad berhasil ditemukan di sungai,setelah jatuh dari tebing 300 kaki. Dieter Warnecke, kepala tim penyelamat yang menemukan Helmut, juga tewas karena serangan jantung satu jam setelah pemakaman Helmut.

Anehnya, orang keenam yang tewas yakni Konrad Spindler yang menyatakan bahwa kutukan itu hanya pemberitaan media mengada-ngada, apalagi ia diperkirakan sebagai orang yang berikutnya akan tewas. Orang yang terakhir meninggal yakni Tom Lou, Ilmwuan yang tertarik untuk mengidentifikasi jasad Otzi. Bisa dibilang jasad Otzi yang berusia 5000 tahun, sepertinya merupakan korban pembunuhan kuno yang ditinggalkan di gunung sampai akhirnya mengalami mumifikasi.

Kutukan Makam Timur

Timur Lenk, keturunan penguasa Mongol Genghis Khan yang terkenal kejam dan lebih garang dari kakek buyutnya. Timur yang berhasil mengembangkan kekuasaanya dari Persia ke Rusia Selatan meninggal pada 1405.

Ia dimakamkan di Gur-e Amir di Samarkand, Uzbekistan yang ditutupi dengan lempengan batu giok. Di atas batu itu, tertulis peringatan agar tak ada yang berani mengotori makam Timur. “Ketika saya bangkit dari kubur, dunia akan gemetar” begitu tulisan dimakamnya. Namun, Stalin sama sekali tak peduli akan hal itu dengan mengirim ahli arkeologi untuk menggali kuburun Timur di tahun 1941.

Tetua lokal di Uzbek merasa geram dengan perintah Stalin dan menunjukan mengapa makam Timur tak boleh sampai dibuka. Entah kebetulan atau bukan, sehari setelah pemindahan jasad Timur, Jerman kemudian menyatakan perang terhadap Soviet.Melalui Operasi Barbarossa, Jerman berhasil melakukan invansi ke Soviet. Sampai akhirnya, Soviet kemudian mengembalikan Timur ke makamanya. Di saat yang bersamaan, Soviet meraih kemenangan atas Jerman setelah pertempuran habis-habisan di Stalingrad.

Pernikahan yang Paling Dikutuk

Raja Victor Emmanuel II dari Italia, memiliki putra kedua yakni Amedeo I dari Spanyol. Putranya yang tampan itu berniat akan menikahi Maria Vittoria dal Pozzo. Namun, Raja Victor Emmanuel II menentang pernikahan itu karena ia berharap banyak kepada putranya untuk menikah dengan wanita lain lebih dari seorang bangsawan. Walaupun begtiu, Amedeo tetap melaksanakan pernikahan itu pada 30 Mei 1867. Alih-alih pesta pernikahan bahagia, yang mereka dapatkan justru banyak bencana dan hal aneh terjadi.

Hari pernikahan paling terkutuk dalam sejarah dimulai ketika wanita yang bertanggung jawab untuk mengurus gaun pengantin justru gantung diri. Selain itu, ketika iringan pengantin berjalan ke gereja, kolonel yang memimpin prosesi pernikahan meninggal dunia karena sengatan matahari. Pesta itu kemudian terhambat ketika pembuka gerbang yang disuruh untuk membuka pintu istana justru tewas dalam genangan darah.

Ditambah lagi, seorang pemanggang hidangan istana juga tewas dengan menembak kepalanya sendiri. Pesta pernikahan itu justru menjadi sebuah pemakaman. Walaupun pernikahan mereka dianggap sebagai kutukan, namun hubungan mereka tetap berlanjut sampai 10 tahun. Hingga akhirnya Maria meninggal karena mengalami komplikasi dalam persalinannya di usia 29.

Klub 27

Entah kutukan, kebetulan, atau mitos ‘The 27 Club’ merupakan jajaran bintang, artis, musisi, seniman sampai aktor yang tutup usia pada 27 tahun. Istilah ini dimulai setelah kematian Kurt Cobain, Jimi Hendrix, serta Jim Morrison. Meninggalnya personil Shinee, Kim Jonghyun pada Senin (18/2) lalu turut menjadi salah satu daftar ‘The 27 Club’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *