Misteri Mumi Wanita Pakai Sepatu Adidas

Terungkap sudah! Teki-teki misteri mumi wanita berusia ribuan tahun yang pakai sepatu adidas. Penemuan dari ahli arkeologi yang sempat menghebohkan dunia ini bermula dari jasad mumi seorang wanita yang tak sengaja ditemukan pada bulan April 2016 kemarin di sebuah Pegunungan Salju Altai, Mongolia. Anehnya, Tubuh sang mumi masih tetap awet muda tanpa mengalami kerusakan, mungkin karna suhu udara dengan kedinginan ekstrim di ketinggian 2.803 meter pegunungan tersebut.

Setelah beberapa bulan melakukan serangkaian uji lab karbon 14 serta penelitian dental records dan analisis Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) para ahli menemukan fakta baru kalau penyebab kematian mumi wanita cantik yang ditemukan memakai sepatu mirip adidas tersebut karena korban pembunuhan semasa ia hidup dulu, ia mati saat sedang menunggangi kudanya.

Pada bagian belakang tempurung kepalanya ada bekas retak akibat hantaman benda tumpul. Diperkirakan usianya sekitar 29 sampai 41 tahun dan tewas sekitar 1500 tahun lalu. Tim juga meyakini kalau dia adalah perempuan keturunan Turki asli.

Dengan temuan jasad mumi ini semakin menarik perhatian para peneliti. Diduga semasa hidupnya dulu mumi wanita Mongolia berusia 1500 tahun tersebut adalah seorang model, atau setidaknya wanita penggila fashion yang sangat modern di masa itu.

Selain itu disekitar jasadnya banyak barang-barang fashion seperti pakaian model rok mini, celana legging, sisir, cermin, empat potong pakaian tenun halus, sebuah tas kecil seukuran tangan, pisau yang masih mengkilat seperti terbuat dari bahan stainless serta jasad kuda lengkap dengan pelana kudanya yang masih dalam keadaan bagus kondisinya.

Dan yang paling unik adalah sepatu yang mumi wanita ini kenakan, persis seperti desain sepatu sport Adidas yang tak asing kita lihat, dengan bentuk tiga strip di bagian kedua sisinya, berwarna hitam dan merah yang saling menumpuk silang.

Ya mesti kita tahu ini bukanlah ciptaan Asli Adidas, perusahaan sepatu raksasa dari Jerman tersebut, karna Adidas sendiri baru berdiri pada tahun 1949. Namun setidaknya kita dapat mengetahui kalau di jaman mumi wanita itu masih hidup sudah mengalami perkembangan fashion yang begitu maju, ungkap Galbadrakh Enkhbat selaku Direktur Pusat Warisan Kebudayaan Mongolia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *