Persahabatan Unik Hewan Dengan Manusia

Persahabatan Unik Hewan Dengan Manusia – Seperti yang kita ketahui, bahwa hewan yang dapat di anggap sahabat pastinya adalah hewan peliharaan  Namun berba yang satu ini, dimana hewan liar lucu yang bersahabat dengan pria tua. Bahkan ia rela untuk berenang sejauh 800 KM (5000 MIL) melintas benua hanya menemui seorang pria tua yang menjadi sahabatnya itu. Mereka beruda menjadi sahabat setelah pria tua itu menolong sang Penguin yang sedang dalam masalah besar.

Baca juga: 5 Wanita Dengan Tubuh Yang Sangat Kurus Di Dunia

Joao Pereira de Souza nama dari pria tua itu sangat lah berarti bagi Dindim, pria itu merupakan penyelamat bagi Dindim, yang dikenal profesinya sebagai nelayan paruh waktu dan tinggal di desa dekat perbatasan Rio de Janeiro, Brazil.

Jalinan persahabatan unik mereka bermula saat pria tua ini menemukan seekor penguin malang yang sedang sekarat, tubuhnya kurus kering, akibat terjebak di genangan limbah minyak yang bercampur air laut. Kalau saja ia menyelamatkan penguin itu keesokan harinya, mungkin dia sudah mati. Hatinya tak sanggup melihat pemandangan menyentuh itu, ia pun langsung berenang dan menyelamatkan si penguin.

Setelah membersihkan tubuhnya dari balutan minyak dan memberinya makan beberapa ikan. Joao pun membawa penguin malang itu kerumahnya. Selama satu minggu penuh ia merawat penguin itu sampai sembuh dan memberikannya nama “Dindim”.

Saat yakin dirinya sudah benar-benar pulih, Joao pun membawa ia ke tengah laut untuk dilepaskan, agar ia bisa kembali ke habitat asalnya. Anehnya, Dindim seakan tak rela untuk dipisahkan dengan Joao, ia pun terus membututi kapalnya. Tak sampai hati, Joao pun luluh dan membawa kembali Dindim kerumahnya. Lebih dari 11 bulan lamanya Dindim tinggal bersama Joao.

Joao memperlakukan Dindim seperti anak kandungnya sendiri. Dari memberinya makan, memandikannya sampai bermain bersama. Dan saat tidur pun, Dindim sering rebahan di pangkuan Joao. ‘Ia sangat manja persis seperti anak kecil, tingkahnya selalu membuatku terhibur. Aku yakin dia sangat menyayangiku. Dan meski ia sangat akrab denganku, tapi dindim akan marah jika orang lain berani memegangnya. Tanpa segan ia akan mematuknya, ungkap Joao.

Tapi pada suatu hari, ketika terjadi perubahan musim dan mantel bulu Dindim berganti. Ia pun menghilang tiba-tiba.

Meski sempat merasakan kesedihan dalam, tapi Joao sang pria tua menganggap keputusan yang diambil Dindim sudah benar. Bagaimanapun, ia harus rela melepaskan dindim, agar ia bisa hidup normal bersama dengan penguin-penguin lain di habitatnya.

‘Aku menganggap ini adalah pertemuan terakhirku dengan Dindim. Tapi tak sampai satu tahun ternyata dia mencariku kembali. Ini adalah yang ke empat kalinya dia sudah datang kerumahku. Anak itu sungguh menggemaskan, ungkap Joao dengan mata berkaca-kaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *